Yang manakah anda?

Dari milist tetangga...
==========================================================================

Seorang anak mengeluh pada ayahnya tentang hidupnya yang sulit. Ia tidak tahu lagi harus berbuat apa dan ingin menyerah saja. Ia lelah berjuang. Setiap saat satu persoalan terpecahkan, persoalan lainnya muncul. Ayahnya, seorang juru masak, tersenyum dan membawa anak perempuannya ke dapur. Ia lalu mengambil tiga buah panci. Mengisinya masing2 dengan air dan melettakan pada kompor yang menyala. Beberapa saat kemudian air dalam panci-panci itu mendidih. Pada panci yang petama, ia memasukkan wortel. Lalu, pada panci kedua ia memasukkan telur. Dan, pada panci ketiga ia memasukkan beberapa biji kopi tumbuk. Ia membiarkan masing2 mendidih.
Selama itu ia terdiam seribu bahasa. Sang anak tak sabar menunggu dan heran dengnan apa yang dilakukan oleh ayahnya. Dua puluh menit kemudian, sang ayah mematikan api. Lalu menyiduk wortel dari dalam panci dan meletakkannya pada sebuah piring. Kemudian ia mengambil telur dan meletakannya pada piring yang sama. Terakhir ia menyaring kopi dan meletakkannya di piring itu juga. Ia menoleh pada anaknya dan bertanya, "Apa yang kau lihat, Nak?"
"Wortel, telur dan kopi." Jawab sang anak. Ia membimbing anaknya mendekat dan meminta untuk memegang wortel. Anak itu melakukan apa yang diminta dan mengatakan bahwa wortel itu terasa lunak. Kemudian sang ayah meminta anaknya memecah telur. Setelah telur itu dipecah dan dikupas, sang anak mengatakan bahwa sekarang telur rebus ini terasa keras. Kemudian sang ayah meminta anak itu mencicipi kopi. Sang anak tersenyum saat mencicipi aroma kopi yang sedap itu.
"Apa maksud semua ini ayah?" Tanya sang anak. Sang ayah menjelakan bahwa setiap benda yang tadi telah mengalami perlakukan yang sama, yaitu direbus dalam air mendidih. Tapi setelah perebusan itu mereka berubah menjadi suatu yang berbea-beda. Wortel yang semula kuat dan keras, setelah direbus dalam air mendidih, berubah menjadi lunak dan lemah. Sedangkan telur, sebaliknya, yng semula mudah pecah, kini setelah direbus menjadi kuat dan kokoh. Sedangkan biji kopi tumbuk berubah menjadi sangat unik. Biji kopi setelah direbus, malah mengubah air yang merebusnya itu.
"Maka, yang manakah dirimu?" Tanya sang ayah pada anaknya..
"Disaat kesulitan menghadang langkahmu perubahan apa yang terjadi pada dirimu, apakah kau menjadi sebatang wortel, sebutir telur atau biji kopi?"

apa......

Sebenernya, apa sih tujuan hidupmu?
Adakah kau mempunyai tujuan dalam hidup?
Apa yang terpenting di dalam hidupmu?
Apa yang kau cari di dalam hidupmu ini?
Kau mau hidupmu seperti apa?
=====================================================================

Beberapa minggu lalu, seorang teman menelepon. Dia bercerita tentang kegundahan hatinya. Tentang segala hal yang membuat dia susah dan menjadi beban pikirannya. Dia berkata, bahwa dia terus berlari dan berlari. Tapi dia tak tahu mau kemana dia berlari. Seperti daun yang terhempas dari pohon, yang terus melayang sampai akhirnya bertemu tanah, maka seperti itulah dirinya, terus berlari tanpa arah sampai akhirnya dia menemukan tujuan dari akhirnya. Tapi dia berkata, bahkan dirinya tidak tahu sampai kapan dia akan terus berlari. Sampai akhirnya, dia pun menjadi lelah, dan memutuskan berhenti berlari untuk beristirahat sejenak hingga akhirnya dia pun mulai berbelok dan memulai kembali larinya perlahan lahan.
Bukankah hal itu sama saja dengan kehidupan? Kau terus melakukan aktivitas dan rutinitas mu sehari hari. Tanpa tahu, apakah ini yang kau mau? Mungkin sebagian merasa fine fine saja dengan rutinitasnya yang itu itu saja. Tapi mungkin pula sebagian ada yang seperti teman ku diatas? Yang akhirnya memutuskan untuk menghentikan langkahnya dan mencoba sesuatu yang baru. Yah, begitulah hidup. Manusia tidak akan pernah puas dengan kehidupannya sampai ia menemukan apa yang ia cari. =)